Satelit9.info Jakarta-Arus lalu lintas kendaraan di Jalur selatan Jabar macet hingga kawasan Parakan Muncang, Bandung, Rabu tengah malam. Sejumlah kendaraan cukup absolutist berhenti kemudian bergerak beberapa beat dari arah barat atau Bandung menuju timur atau Nagreg-Garut. Kemacetan lalu lintas di jalur nasional tersebut karena adanya penyempitan lajur dari empat lajur arah Jalan Raya Rancaekek-Cicalengka menjadi dua lajur sepanjang jalan baru Cicalengka. Penyempitan lajur terjadi di bunderan Parakan Muncang. Kendaraan melaju dari arah barat bergantian untuk masuk ke jalan raya baru Cicalengka itu. Sejumlah kendaraan pribadi maupun bus umum memutar arah melewati jalur alternatif Cicalengka. Kepala Polres Bandung AKBP Erwin Kurniawan mengatakan kepadatan arus kendaraan itu sudah terjadi Rabu pagi. Menurut dia, kepadatan kendaraan pemudik saat ini merupakan puncak arus mudik Lebaran 2015. Ia menambahkan, penyebab terjadinya antrean kendaraan di antaranya ada penyempitan lajur menuju arah Tasikmalaya dan Garut. "Karena memang (terjadi antrean kendaraan) dari empat lajur, masuk satu lajur," katanya.
Jalur Selatan Jabar Macet Panjang Hingga Parakan Muncang Bandung
Satelit9.info Jakarta-Arus lalu lintas kendaraan di Jalur selatan Jabar macet hingga kawasan Parakan Muncang, Bandung, Rabu tengah malam. Sejumlah kendaraan cukup absolutist berhenti kemudian bergerak beberapa beat dari arah barat atau Bandung menuju timur atau Nagreg-Garut. Kemacetan lalu lintas di jalur nasional tersebut karena adanya penyempitan lajur dari empat lajur arah Jalan Raya Rancaekek-Cicalengka menjadi dua lajur sepanjang jalan baru Cicalengka. Penyempitan lajur terjadi di bunderan Parakan Muncang. Kendaraan melaju dari arah barat bergantian untuk masuk ke jalan raya baru Cicalengka itu. Sejumlah kendaraan pribadi maupun bus umum memutar arah melewati jalur alternatif Cicalengka. Kepala Polres Bandung AKBP Erwin Kurniawan mengatakan kepadatan arus kendaraan itu sudah terjadi Rabu pagi. Menurut dia, kepadatan kendaraan pemudik saat ini merupakan puncak arus mudik Lebaran 2015. Ia menambahkan, penyebab terjadinya antrean kendaraan di antaranya ada penyempitan lajur menuju arah Tasikmalaya dan Garut. "Karena memang (terjadi antrean kendaraan) dari empat lajur, masuk satu lajur," katanya.

Post a Comment