Artikel Pilihan

HEADLINE

Artikel Pilihan

Search This Blog

Culture

+

Nasional

+

Iklan

Terkini

Iklan

Bisnis

+

Iklan

INFORMASI TANPA BATAS
WWW.SATELIT9.INFO

SAR:Pencarian Tebing Runtuh Pantai Sadranan Dihentikan 4 Tewas 3 Selamat

Satelit9.info Gunungkidul- Setelah memecahkan batu tebing yang runtuh dan melakukan pengecekan, tim SAR gabungan memutuskan untuk menyudahi pencarian korban pada Kamis (18/6/2015) pukul 15.00 WIB. Untuk memastikan tidak ada korban tertinggal, polisi menerjunkan anjing pelacak untuk menyisir lokasi. "Tadi dari hasil rapat koordinasi dengan tiap-tiap pihak, maka diputuskan pukul 15.00 WIB, pencarian ditutup," ujar Kapolres Gunung Kidul AKBP Hariyanto, Kamis. Keputusan ini, lanjutnya, diambil setelah batu berhasil dipecahkan, lantas tim SAR melakukan pencarian, dan tidak menemukan tanda-tanda adanya korban lagi. Upaya lalu difokuskan untuk mencari barang-barang milik korban. "Sudah disisir, tetapi tidak ada tanda-tanda korban. Langkah selanjutnya difokuskan mencari barang-barang korban sampai pukul 15.00 WIB," ucapnya. Empat warga Kabupaten Magelang, diketahui tewas dalam musibah tebing longsor di Pantai Sadranan, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (17/6/2015) sore. Meliputi Joko Susanto (35) dan Risa Umami (22) warga Dusun Logandeng, Desa Ngablak, Srumbung. Dua lainnya adalah pasangan suami istri, Deni Vinci Setiawan (24) dan Tanti Asmawati (22), warga Dusun Kalangan RT 3 RW 5, Sidomulyo, Salaman. Tiga lainnya selamat masing-masing adalah Eka Indah Lestari (25) istri Joko dan keponakannya, Nurmadina Safa (4). Seorang lainnya adalah Ahmad Taufik (20), yang menderita patah kaki. Taufik adalah adik kandung Risa yang masih kerabat dekat dengan Joko. Sebelumnya, kelimanya diketahui pergi berboncengan menggunakan dua sepada motor. Joko berboncengan dengan istri dan ponakannya. Sedang Risa berboncengan dengan Ahmad Taufik. Sementara suasana duka dialami keluarga besar Wiwik Suryani (45), yang tinggal di Dusun Kalangan RT 3 RW 5, Sidomulyo, Salaman, Kabupaten Magelang. Wiwik merupakan Ibu dari Deni Vinci Setiawan, yang juga salah satu korban tewas di Pantai Sadranantersebut. Sementara Deni tewas bersama dengan istrinya, Tanti Asmawati (22). Kesedihan keluarga ini memang bukan tanpa alasan. Pasalnya, pasangan suami istri ini tewas meninggalkan anak perempuan satu-satunya, Deya Mirta Kirana Setiyati yang baru berusia 6 bulan. Praktis, Deya kini tidak memiliki ayah dan ibu lagi.

Post a Comment