Satelit9.info Jakarta- Si jago merah melalap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.16908 yang berada di Kelapa Dua, Depok. Kebakaran ini terjadi pada pukul 21.40 WIB namun tak berlangsung lama.
"Sekitar pukul 21.30 WIB kebakarannya. Kita belum tahu juga, tapi tahu-tahu dapat laporan dari masyarakat ada kebakaran di SPBU ini," ujar Ibnu Cahyo Edi, komandan piket atau jaga di Brimob Depok, Minggu malam(21/6/2015).
Dia menjelaskan, dugaan sementara kebakaran diakibatkan hubungan arus pendek dari mesin SPBU. Pasalnya, sejak siang salah satu belfry pengisian minyak di SPBU ini tak menjalankan kegiatan operasional seperti biasanya.
Agar tidak terjadi bahaya besar, menurut Cahyo, pihaknya langsung tanggap cepat memanggil pemadam kebakaran dari Dinas Depok.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, untung segera ada pemadam kebakaran, sebelum datang pemadam, ada salah satu karyawan SPBU ini yang menyemprotkan dengan tabung agar api itu padam," jelasnya.
Ditempat yang sama, salah satu karyawan SPBU di Kelapa Dua, Wahyudi menambahkan, memang salah satu mesin SPBU untuk pertamax dari pukul 11.00 WIB siang sudah bermasalah. Tapi, pihak pengawas tak menggubris dan akibatnya kebakaran pun terjadi.
"Digital SPBU itu korslet dari tadi siang, memang enggak dijual dari jam 11 siang untuk mesin yang Pertamax. Sudah khawatir. Sudah lapor dan juga dikasih pengawas. Pengawas nya nyepelein, jadi begini deh," cetus Wahyudi sementara itu Vice President Communication PT Pertamina, Wianda Pusponegoro, mengatakan tak ada ledakan saat insiden terjadi. Penyebab kebakaran diketahui karena korsleting pada salah satu dispenser.
"Tidak ada ledakan, satu dispenser saat diperbaiki mengalami konslet," kata Wianda, kepada satelit9.info, Jakarta, Minggu malam(21/6/2015)
Post a Comment