Satelit9.info Jakarta- Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta publik bersabar menunggu keputusan Presiden Joko Widodo terkait perombakan kabinet. Publik diminta menunggu ada pengumuman resmi.
"Nantilah itu, kau tanya lagi, yang putuskan kan Presiden," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya, Jalan Veteran III, Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2015)
Jusuf Kalla tidak menampik ada sejumlah menteri yang mendapat rapor merah. Mereka ada kemungkinan terkena perombakan (reshuffle). Namun JK menyerahkan urusan perombakan kabinet pada Presiden Jokowi. Menurut dia, masalah reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden.
JK menampik Presiden Jokowi kepanasan karena berulang-ulang ditanya mengenai rapor menteri dan reshuffle. JK justru menjawab dengan guyonan. "Mana Pak Jokowi panas. Enggak ah, kan AC di Istana bagus," candanya sambil tertawa.
Pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Berly Martawardaya menilai, ada tiga menteri terancam diganti. Mereka adalah Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Menurut Berly, kinerja tiga orang ini kurang dari target. "Perindustrian konstruksi tahun lalu tumbuh 1 persen, sekarang 0,85. Pertanian dari 0,7 jadi, 0,5 persen, perdagangan yang juga tidak begitu tepat (posisinya), 0,8 jadi 0,5. Itu batten jauh, perdagangan domestik ini drop-nya batten jauh, kalau perlu diganti," ucap Berly, 20 Juni.
Post a Comment