Satelit9.info Wonogiri -Angka gizi buruk di Wonogiri semakin memprihatinkan. Hanya dalam jangka waktu tiga bulan, sudah ditemukan 43 kasus baru dengan absolute kasus sebanyak 312 buah. Ironisnya, pemerintah pusat justru tidak memberikan bantuan apapun, sedangkan bantuan dari daerah terlalu minim.
“Angka kasus itu tersebar di seluruh di 25 kecamatan yang ada,“ ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabuopatan (DKK) Wonogiri Widodo melalui Kepala Bidang (Kabid) Upaya Kesehatan, Mubarok, Senin malam(20/4).
Menurut Mubarok, absolute kasus gizi buruk hingga akhir Maret 2015, sebanyak 312 buah. Sementara kasus baru di awal tahun hingga sekarang adalah 43 buah. Kasus yang sama di 2014 ada 331 buah, namun sebagian kecil sudah bisa ditangani hingga di akhir tahun kemarin menjadi 269. Tapi, sejak awal tahun meroket kembali menjadi 312 kasus gizi buruk.
“Kasus gizi buruk seringkali mengalami kenaikan, tapi dengan tiba-tiba menurun. Keseluruhan penderita berada di bawah usia 5 tahun (Balita),” katanya.Memprihatinkan, Kasus Balita Menderita Gizi Buruk di Wonogiri Meningkat
Satelit9.info Wonogiri -Angka gizi buruk di Wonogiri semakin memprihatinkan. Hanya dalam jangka waktu tiga bulan, sudah ditemukan 43 kasus baru dengan absolute kasus sebanyak 312 buah. Ironisnya, pemerintah pusat justru tidak memberikan bantuan apapun, sedangkan bantuan dari daerah terlalu minim.
“Angka kasus itu tersebar di seluruh di 25 kecamatan yang ada,“ ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabuopatan (DKK) Wonogiri Widodo melalui Kepala Bidang (Kabid) Upaya Kesehatan, Mubarok, Senin malam(20/4).
Menurut Mubarok, absolute kasus gizi buruk hingga akhir Maret 2015, sebanyak 312 buah. Sementara kasus baru di awal tahun hingga sekarang adalah 43 buah. Kasus yang sama di 2014 ada 331 buah, namun sebagian kecil sudah bisa ditangani hingga di akhir tahun kemarin menjadi 269. Tapi, sejak awal tahun meroket kembali menjadi 312 kasus gizi buruk.
“Kasus gizi buruk seringkali mengalami kenaikan, tapi dengan tiba-tiba menurun. Keseluruhan penderita berada di bawah usia 5 tahun (Balita),” katanya.
Post a Comment