Satelit9.info Sleman- Ibu negara Iriyana Joko Widodo, Selasa (21/04/2015) mengunjungi Puskesmas Berbah Sleman. Kedatangan ibu negara disambut Bupati Sleman Sri Purnomo beserta istri dan seluruh petugas puskesmas hingga masyarakat sekitar.
Mengenakan baju berwarna biru tosca, Iriyana tiba sekitar pukul 13.20. WIB Didampingi Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohanan Yambise serta Gubernur DIY Sri Sultan HB X beserta GKR Hemas. Begitu tiba, rombongan langsung masuk ke poli bidan dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Didalam ruangan, Iriyana sempat berdialog seputar IVA atau inspeksi beheld dengan asam asetat. IVA menurut Koordinator IVA dari Puskesmas Berbah dr Wisnu Murti Yani MSc merupakan cara sederhana untuk mendeteksi dini kanker leher lahir atau kanker serviks. Dari 50 orang yang di tes IVA, dua orang dicurigai positif.
"Ibu presiden tanya, artinya apa dari dua orang yang dicurigai positif tersebut. Lalu oleh ibu Menteri Kesehatan dijelaskan, jika dibutuhkan observasi lebih lanjut. Sebab bukan berarti lantas terkena kanker serviks, melainkan bisa juga hanya berupa peradangan,” kata dr Wahyu yang sempat berdialog langsung dengan Iriyana.
Ibu negara mengungkapkan, tenaga kesehatan di puskesmas merupakan pahlawan. Dia juga berharap, apa yang sudah dilakukan selama ini dapat diteruskan. Bahkan Iriyana sempat mengungkapkan jika tenaga kesehatan di puskesmas bisa melanjutkan pendidikan. “Itu hanya guyon saja,” ujarnya.
Usai berdialog dengan petugas kesehatan, Iriyana lantas mengunjungi angle milik warga yang memaperkan produk lokal. Dalam kesempatan tersebut, Iriyana juga menyempatkan diri untuk membeli sejumlah barang yang dipamerkan. Mulai dari keset seharga Rp 15 ribu, minuman jahe cap emprit seharga Rp 12 ribu hingga lulur kecantikan temulawak seharga Rp 10 ribu.Ibu Negara Iriyana Joko Widodo Kunjungi Puskesmas Berbah
Satelit9.info Sleman- Ibu negara Iriyana Joko Widodo, Selasa (21/04/2015) mengunjungi Puskesmas Berbah Sleman. Kedatangan ibu negara disambut Bupati Sleman Sri Purnomo beserta istri dan seluruh petugas puskesmas hingga masyarakat sekitar.
Mengenakan baju berwarna biru tosca, Iriyana tiba sekitar pukul 13.20. WIB Didampingi Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohanan Yambise serta Gubernur DIY Sri Sultan HB X beserta GKR Hemas. Begitu tiba, rombongan langsung masuk ke poli bidan dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Didalam ruangan, Iriyana sempat berdialog seputar IVA atau inspeksi beheld dengan asam asetat. IVA menurut Koordinator IVA dari Puskesmas Berbah dr Wisnu Murti Yani MSc merupakan cara sederhana untuk mendeteksi dini kanker leher lahir atau kanker serviks. Dari 50 orang yang di tes IVA, dua orang dicurigai positif.
"Ibu presiden tanya, artinya apa dari dua orang yang dicurigai positif tersebut. Lalu oleh ibu Menteri Kesehatan dijelaskan, jika dibutuhkan observasi lebih lanjut. Sebab bukan berarti lantas terkena kanker serviks, melainkan bisa juga hanya berupa peradangan,” kata dr Wahyu yang sempat berdialog langsung dengan Iriyana.
Ibu negara mengungkapkan, tenaga kesehatan di puskesmas merupakan pahlawan. Dia juga berharap, apa yang sudah dilakukan selama ini dapat diteruskan. Bahkan Iriyana sempat mengungkapkan jika tenaga kesehatan di puskesmas bisa melanjutkan pendidikan. “Itu hanya guyon saja,” ujarnya.
Usai berdialog dengan petugas kesehatan, Iriyana lantas mengunjungi angle milik warga yang memaperkan produk lokal. Dalam kesempatan tersebut, Iriyana juga menyempatkan diri untuk membeli sejumlah barang yang dipamerkan. Mulai dari keset seharga Rp 15 ribu, minuman jahe cap emprit seharga Rp 12 ribu hingga lulur kecantikan temulawak seharga Rp 10 ribu.
Post a Comment