Artikel Pilihan

HEADLINE

Artikel Pilihan

Search This Blog

Culture

+

Nasional

+

Iklan

Terkini

Iklan

Bisnis

+

Iklan

INFORMASI TANPA BATAS
WWW.SATELIT9.INFO

Tanah Ambles, Ratusan Warga Mengungsi

Satelit9.net Karanganyar -Ratusan jiwa asal Dusun Jambon, Desa Menjing, Kecamatan Jenawi kembali mengungsi ke balai desa setempat akibat tanah ambles, Minggu (22/3). Tiga rumah warga hancur serta bangunan hunian dan fasilitas umum lainnya mengalami kerusakan.
Camat Jenawi, Daryatmi mengatakan seluruh warga di wilayah terdampak diminta mengungsi ke Balai Desa Menjing, terutama wanita, balita dan manula. Kalangan rentan perlu segera dievakuasi dari lokasi itu mengingat pergerakan tanah masih terasa hingga Minggu malam.
“Tanahnya masih bergerak. Saat ini ratusan jiwa dari 54 keluarga berkumpul di balai desa,” kata Daryatmi , Minggu malam.
Kondisi batten parah terdeteksi di RT 1, 2 dan 3 di RW VI Dusun Jambon, dimana tiga rumah warga roboh. Bangunan rumah-rumah tersebut sebelumnya telah retak pascarekahan yang terjadi pada pertengahan Februari lalu. Pada waktu itu, sedikitnya belasan rumah mengalami kondisi serupa. Selain tiga rumah roboh, tanah ambles menyebabkan kerusakan sedang di empat rumah di Menjing dan kerusakan ringan di dua rumah di Balong.
“Rekan-rekan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan relawan berada di lokasi. Data kerusakan sangat mungkin bertambah. Yang terpenting saat ini menjaga warga tetap tenang,” jelasnya.
Dikatakannya lagi, kondisi psikologis korban tanah ambles belum stabil. Untuk itulah mereka diminta tidak meninggalkan balai desa sebelum situasi terkendali, termasuk beralasan mengevakuasi barang-barang dengan pulang ke rumahnya.
Sudarmin, Kepala Dusun Menjing yang ikut berpartisipasi dalam evakuasi penduduk mengaku belum dapat menghitung jumlah rumah yang mengalami kerusakan.
“Kejadiannya pukul 13.00 WIB saat turun hujan deras sejak pagi. Rumah rusak cukup banyak. Saya rasa belum aman karena pergerakan tanah belum berhenti. Apalagi hujan terus mengguyur sejak Sabtu kemarin,” katanya.
Selain mengungsi ke balai desa, sebagian warga menyelamatkan diri ke Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jenawi yang tak jauh dari lokasi. Dengan melihat lokasi kerusakan kali ini, dia memperkirakan arah rekahan tanah menjalar ke timur. Setahu Sudarmin tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun hanya kerugian materi.
“Dulu rekahannya di barat, tapi sekarang bertambah lagi ke timur. Kondisi kerusakan rumah di bagian barat malah tidak terlampau parah,” jelasnya

Post a Comment