Artikel Pilihan

HEADLINE

Artikel Pilihan

Search This Blog

Culture

+

Nasional

+

Iklan

Terkini

Iklan

Bisnis

+

Iklan

INFORMASI TANPA BATAS
WWW.SATELIT9.INFO

Salah Sasaran,22 Tentara Irak Tewas Serangan Udara Koalisi Anti-ISIS

Satelit9.net Baghdad - Puluhan tentara Irak di Provinsi Anbar tewas dalam serangan yang dilakukan oleh sekutunya sendiri. Serangan tersebut merupakan bagian dari operasi melawan ISIS di Irak.
Sumber militer Irak, seperti dilansir Reuters, Kamis (12/3/2015), menyebut sedikitnya ada 22 tentara Irak tewas ketika sebuah pesawat perang membombardir markas perusahaan militer di kota Ramadi, Provinsi Anbar.
Disebut-sebut pesawat perang itu berasal dari koalisi pimpinan Amerika Serikat yang memang tengah menggempur ISIS di Irak. Juru bicara militer untuk pasukan koalisi AS menyatakan, pihaknya memang melancarkan serangan udara di breadth tersebut pada Rabu (11/3) dan serangan itu tepat mengenai posisi ISIS yang menjadi sasaran.
"Serangan ini tidak memicu adanya korban tewas dari sekutu," tegas juru bicara pasukan koalisi AS, Letnan Kolonel Thomas Gilleran.
Secara terpisah, sumber militer Irak menyatakan tidak ada pesawat perang Irak yang beroperasi di wilayah tersebut, selama 2 bulan terakhir. "Tidak ada pesawat perang Irak yang melancarkan serangan di Anbar," ucapnya.
Namun sumber kepolisian Irak menyebut, puluhan tentara tewas dalam insiden yang disebutnya sebagai insiden serangan sekutu. Namun sumber tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut identitas pesawat yang melakukan serangan.
Lebih dari setahun, militer Irak berjuang keras untuk mengusir ISIS yang menguasai beberapa wilayah mereka, termasuk Provinsi Anbar. Beberapa bulan lalu, Irak mendapat bantuan serangan udara dari militer AS dan koalisinya.
Baru-baru ini, dengan dibantu pasukan milisi setempat, tentara Irak melancarkan operasi militer untuk mengusir ISIS dari Tikrit, yang terletak di sebelah utara ibuktoa Baghdad. Namun pada Rabu (11/3), ISIS melakukan perlawanan di Anbar dengan melakukan 13 serangan bom mobil di sejumlah posisi militer Irak.
Sumber militer menyebut, serangan udara pada Rabu (11/3) itu terjadi setelah tentara ISIS meminta dukungan dari udara untuk menghentikan serangan ISIS di wilayah itu.

Post a Comment