“Indonesia kan ada perwakilan pemerintah di Turki itu, Kami minta abstracts dari Kementerian Luar Negeri, kalau memang ada identitas dari accomplishments orang ini,” kata Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti di Markas POM AL, Jumat (13/3).
Menurutnya, tim polisi dapat ikut memeriksa keberadaan WNI yang hilang tersebut. Mereka juga dapat memeriksa dugaan pidana jika ditemukan bukti-bukti.
“(Tim itu) untuk meneliti, kami lihat apakah ada tindak pidana atau tidak di sana,” terang dia.
Ke-16 WNI yang hilang di Turki ini belum ditemukan sampai sekarang. Pemerintah sampai saat ini masih mengupayakan pencarian dengan bantuan Turki.
“16 WNI yang hilang itu dari Smailing Tour dan sampai saat ini belum ditemukan titik terangnya, yang ditangkap ini berbeda karena komposisi jumlah laki perempuan dan anak anak ini berbeda, identitas mereka berbeda,” pungkas dia.
.jpg)
Post a Comment