Artikel Pilihan

HEADLINE

Artikel Pilihan

Search This Blog

Culture

+

Nasional

+

Iklan

Terkini

Iklan

Bisnis

+

Iklan

INFORMASI TANPA BATAS
WWW.SATELIT9.INFO

Petani di Sukoharjo Belum Dapat Traktor Seperti Yang Dijanjikan Jokowi

Satelit9.net Sukoharjo– Bantuan alat mesin pertanian (traktor) yang diserahkan langsung oleh Presiden Jokowi akhir januari silam belum sampai ketangan petani. Kepala Desa Majasto, Kecamatan Tawangsari, Rudi Hartono mengatakan petani Desa Majasto sempat dijanjikan bakal menerima bantuan alat pertanian tersebut.
Namun, hingga saat ini bantuan tersebut belum diterima oleh Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) Ngudi Rejeki Desa Majasto. Dia juga mengaku berlum mendapat kejelasan pasti kapan bantuan traktor tersebut diserahkan.
“Sampai saat ini belum dapat kabar pasti. Kami juga belum tahu majasto bakal dapat berapa unit,” tutur Rudi, Selasa (17/3/2015). Hanya saja, sebatas informasi yang diterimanya P3A Ngudi Rejeki kemungkinan akan mendapat lima assemblage traktor, satu amalgamate agriculturalist dan satu transplanter (mesin penanam padi).
Rudi mengaku sempat menanyakan kejelasan penyaluran traktor tersebut ke Dinas Pertanian (Dipertan) Sukoharjo. Namun, penjelasan yang dia terima sebatas diminta menunggu jatah bantuan untuk sukoharjo komplit. Mengingat dinas pertanian baru menerima sebanyak 17 assemblage traktor dan sisanya menyusul kemudian.
Kepala Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Bagyo Slameto mengaku Gabungan kelompok Tani (Gapoktan) Mandiri Desa Dalangan juga belum mendapatkan kabar bantuan traktor tersebut. Menurutnya, petani yang sempat dikunjungi Menteri pertanian Amran Sulaiman itu juga menunggu kejelasan bantuan dengan syarat peningkatan hasil pertanian tersebut.
“Tahun 2014 kami mendapat bantuan dua traktor, tiga mesin tanam padi dan mesin pemotong padi. Selain itu juga mendapat bantuan alat pengolahan pupuk dan hewan ternak dan dikelola Kelompok Kerja Bagyo Mulyo. Kalau traktor yang diberikan Pak Jokowi belum dapat,” katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dispertan Sukoharjo, Netty Harjiyanti mengatakan penyaluran traktor tersebut menunggu komplit 73 unit. Meningat, pihaknya baru menerima sebanyak 17 assemblage yang kini disimpan di Gudang Dispertan. Sedangkan 56 assemblage lainnya, kemungkinan baru akan diterima pada April nanti seperti informasi yang disampaikan kementrian.
“Saya juga masih perlu menghadap bupati. Mungkin akan diserahkan pada saat panen raya di Weru nanti. Tapi menunggu dulu, karena banyak yang mengajukan permohonan, tapi barangnya terbatas,” terangnya.
Dia menilai jika jatah sebanyak 73 assemblage sudah diterima, penyalurannya bisa lebih mudah dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial. Jika terpaksa harus menyalurkan 17 traktor yang ada terlebih, pihaknya akan menggunakan skala prioritas. “Kami baru memverifikasi angle yang masuk. Yang jelas, bantuan tersebut diberikan untuk meningkatkan produksi. Jadi akan ada skala prioritas,” katanya

Post a Comment