Akibat membludaknya pengunjung, jalan menuju ke dua tempat wisata tersebut macet absolute pada Sabtu (21/3/2015) siang sekitar pukul 13.00 WIB.
Berdasarkan pantauan di lokasi, akibat macet absolute dengan panjang lebih dari 2 Km, para wisatawan memilih parkir di luar breadth wisata yaitu di perempatan pantai klayar yang terletak di dusun kaliaren desa sendang. Untuk menuju ke lokasi, mereka memilih menggunakan jasa ojek dengan tarif kisaran Rp 50 ribu hingga 100 ribu.
“Memang dengan macetnya akses ke tempat wisata tersebut bisa menambanh penghasilan pemuda setempat melalui mengatur lalu lintas dan mengojek, akan tetapi disisi lain banyak pengunjung yang kecewa bahkan putar balik memilih tempat wisata yg lain,” kata Bunda Tasya, salah satu warga setempat.
Seperti yang terlihat saat salah satu pengunjung dari sidoarjo jatim sampai marah marah karena macetnya jalan menuju obyek wisata terkenal di Pacitan tersebut. “Mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya akan tetapi belum sampai lokasi sudah macet, kata mereka, Pantai klayar ini sudah terkenal diseluruh dunia, kenapa akses jalannya seperti ini, kemana pemerintah,” jelas Bunda Tasya.
Berdasarkan pantauan, yang memutar balik dan memilih pulang tercatat lebih dari 10 kendaraan, namun ada juga yang masih sabar menanti dengan memarkir kendaraannya di halaman rumah warga sambil menunggu lalu lintas lancar. Di prediksi, padatnya jumlah pengunjung di Pantai Klayar masih akan berlangsung hingga Ahad besok.

Post a Comment