Artikel Pilihan

HEADLINE

Artikel Pilihan

Search This Blog

Culture

+

Nasional

+

Iklan

Terkini

Iklan

Bisnis

+

Iklan

INFORMASI TANPA BATAS
WWW.SATELIT9.INFO

Janji Realisasi Tol Laut Jokowi Mana? Nihil

Satelit9.net Jakarta-Sembilan affairs yang dijanjikan Presiden Jokowi dalam Nawacita dianggap belum satupun dilaksanakan. Bahkan, setiap affairs minim gebrakan.
Koordinator Forum Advokat Pengawal Konstitusi (FAKSI) Petrus Selestinus mengatakan, Presiden Jokowi tidak sadar kalau pemerintahannya sudah melenceng jauh dari janji-janji yang pernah diumbarnya saat kampanye.
"Sampai saat ini, tidak ada yang bunyi dan tidak keliha­tan. Presiden Jokowi enggak nyadar itu. Enggak nyadar bahwa tidak terjadi apa-apa yang merupakan wujud janji-janjinya kepada masyarakat," ujar Petrus kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Menurutnya, Jokowi tidak komitmen terhadap janjinya yang termuat dalam Nawacita. Hal itu terlihat dari sejumlah kebijakan yang kontraproduk­tif yang dilakukan oleh Sang Presiden beserta jajaran kabi­netnya.
"Coba katakan, gagasan tol laut yang dijanjikannya mana? Gagasan akan memban­gun Indonesia dari pinggiran juga tidak ada. Janji kehadiran negara dan pemerintah da­lam kehidupan masyarakat yang aman, yang demokratis yang adil, mana? Malah begal berkeliaran di mana-mana, korupsi sudah merebak dan tidak terkontrol sampai ke daerah-daerah. Ya tidak bunyi janji-janji itu," ungkapnya.
Petrus yang juga Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) itu mengatakan kebijakan-kebijakan penegakan hukum dan pem­berantasan korupsi sekarang ini pun tidak bisa diandalkan. "Bagaimana mungkin justru jadi urusan remisi kepada para koruptor yang hendak diberi­kan," katanya.
Selain itu, Jokowi dianggap sudah tidak mampu mengontrol jalannya pemerintahan. Sebab, selain tidak ada janji yang mu­lai diwujudkan, masing-masing langkah teknis yang dijalankan oleh setiap menterinya pun tidak diawasi dan tidak berjalan sesuai visi-misi.
Seperti diketahui, ada sem­bilan janji Jokowi dalam Nawacita di antaranya; negara hadir untuk melindungi seluruh warganya, membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, membangun Indonesia yang kuat, melakukan refor­masi sistem dan penegakan hukum dan lain-lain

Post a Comment