Menurut media setempat, sedikitnya 14 orang tewas di tempat dan 50 lainnya mengalami luka berat dan ringan. Akibat ledakan itu terjadi konsentrasi massa di pusat kota mengecam aksi pemboman dan lemahnya penjagaan terhadap gereja yang seringkali menjadi sasaran militan.
Seorang saksi mata mengatakan, seorang pria memasuki gereja saat misa berlangsung dan meledakan dirinya di pintu masuk gereja.
Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif dan Presiden Mamnoon Hussain mengecam serangan itu dan menyatakan dukacita pada keluarga korban.
Sementara Tahir Naveed Chaudhary, Ketua Aliansi Minoritas Pakistan, menegaskan kejadian ini menggambarkan ketidakmampuan pemerintah melindungi warganya dalam menjalankan kepercayaannya.
Sebelumnya pada 2013, Taliban Pakistan menyerang gereja di Peshawar yang menyebabkan 80 orang tewas. Serangan ini diklaim sebagai serangan batten mematikan terhadap komunitas Nasrani Pakistan.
Berdasarkan sensus penduduk terkini, jumlah umat Kristen di Pakistan hanya dua persen

Post a Comment