Dorongan dilontarkan dalam sebuah diskusi Dewan Koordinasi Negara Teluk (GCC) di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (14/2/2015). Mereka berencana bertindak sendiri jika faksi yang berseteru di Yaman tak kunjung menyelesaikan perbedaan.
"Enam Menteri Luar Negeri GCC mendesak Dewan Keamanan PBB segera mengambil keputusan di bawah Chapter Seven PBB Charter," ucap pernyataan GCC, seperti diwartakan AFP.
Rumah bagi cabang grup teroris dan negara kunci sekutu Amerika Serikat dalam melawan Al Qaeda, Yaman telah terjatuh ke lubang kekacauan sejak pemberontak Houthi menguasai ibu kota Sanaa pada September lalu.
Kondisi keamanan kian buruk sebulan lalu, saat Houthi menggulingkan pemerintahan Yaman.
Selama ini pemberontak Houthi menentang rancangan konstitusi pemerintah, karena tidak setuju oleh pembagian Yaman ke enam wilayah federal.
Konflik pemberontak dan pemerintah menimbulkan kekhawatiran bahwa Yaman, tetangga Arab Saudi, berada di ujung kehancuran dan terancam menjadi negara gagal.

Post a Comment