Artikel Pilihan

HEADLINE

Artikel Pilihan

Search This Blog

Culture

+

Nasional

+

Iklan

Terkini

Iklan

Bisnis

+

Iklan

INFORMASI TANPA BATAS
WWW.SATELIT9.INFO

Sudah Turun Harga BBM di Puncak Papua Tetap Rp 50 Ribu per Liter

Satelit9.net Puncak papua- Penurunan harga BBM yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu tak berdampak di Kabupaten Puncak, Papua. Di sini, harga BBM exceptional mencapai Rp 50 ribu per liter. Masyarakat menjerit.
sejumlah kios/warung BBM eceran di beberapa titik di Kabupaten Puncak, Papua, khususnya di distrik Ilaga, Sabtu (14/2/2015). Di sini tidak ada pom bensin Pertamina seperti di kota-kota besar di Indonesia.
Jika di Jakarta BBM exceptional Rp 6.700 per liter, di 8 distrik di Kabupaten Puncak, BBM jenis exceptional Rp 50 ribu per liter. Harga solar dan minyak tanah pun sama, yakni Rp 50 ribu. Harga BBM yang selangit itu tentu sangat mencekik masyarakat Ilaga.
Seorang pemilik warung sembako dan kios BBM Ida berkata, tingginya harga BBM itu disebabkan karena tingginya ongkos transportasi BBM. BBM ke Kabupaten Puncak hanya bisa dipasok melalui jalur udara menggunakan pesawat perintis dari Timika.
"Untuk 7 boom atau 1.400 liter (1 boom 200 liter-red) BBM premium, Ida harus merogoh kocek dalam-dalam hingga Rp 8.600.000. Semua itu belum termasuk biaya-biaya tambahan lainnya.
"Biaya bongkar di bandara Rp 1 juta semua. Di bandara ada lagi istilahnya bayar uang pintu, itu Rp 100 ribu," ucap Ida. Dari bandara Ilaga, BBM itu dibawa ke kiosnya dengan menyewa mobil seharga Rp 900 ribu atau Rp 1 juta.
"Biaya transportasinya mahal sekali, itu yang menyebabkan BBM mahal sekali di sini," ucap Ida sosok pendatang asal Makassar ini. BBM sebanyak 1.400 liter di kiosnya biasanya habis dalam waktu 2 minggu.
Ida dan masyarakat Kabupaten Puncak berharap permasalahan tingginya harga BBM ini bisa segera diselesaikan oleh pemerintah pusat. Khususnya dengan membangun jalur transportasi darat agar distribusi BBM tak lagi lewat udara..

Post a Comment