Artikel Pilihan

HEADLINE

Artikel Pilihan

Search This Blog

Culture

+

Nasional

+

Iklan

Terkini

Iklan

Bisnis

+

Iklan

INFORMASI TANPA BATAS
WWW.SATELIT9.INFO

Panglima TNI: Jangan Ragu, Segera Eksekusi Terpidana Narkotika

Satelit9.net Surabaya- Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mendukung penuh sikap pemerintah mengeksekusi terpidana mati narkotika. Bahkan, Moeldoko menyiapkan anggotanya untuk mengamankan Indonesia, utamanya daerah perbatasan, sebagai bagian dari perang melawan narkoba.
"Kami dukung penuh rencana pemerintah terkait eksekusi mati terpidana kasus narkoba dan narkotika itu," tegas Panglima TNI saat menghadiri sebuah academy di Surabaya, Sabtu (21/2/2015).
Panglima TNI pun meminta pemerintah tak gentar menghadapi Australia yang memprotes eksekusi kedua warga negaranya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Keduanya akan dieksekusi sebagai terpidana kasus narkotika 'Bali Nine'.
"Pemerintah jangan ragu-ragu, segera lakukan eksekusi. Kami dari TNI sudah memberikan pernyataan dan mendukung itu. Kami juga sudah siapkan pengamanan dalam proses eksekusi untuk mengantisipasi ancaman dari luar," ujarnya.
Selain Andrew dan Myuran yang kini mendekam di Lapas Kerobokan Bali, satu terpidana lain juga akan menjalani eksekusi. Yaitu Raheem Agbaje Salami, warga Spanyol, yang mendekam di sel Lapas Kediri atas kasus serupa.
Narkoba, katanya, merupakan bahaya laten bagi Indonesia. Peredarannya masif dan sangat cepat. Bahkan narkoba masuk dalam daftar 10 tren perang nonmiliter dunia.
"Setiap hari ada 50 orang meninggal dunia karena narkoba. Ini membahayakan," tuturnya.
Daerah perbatasan pun menjadi incaran sebagai jalur masuknya narkoba ke Indonesia. Lantaran itu, ia memperkatat pengamanan di daerah perbatasan. Selain untuk mengantisipasi masuknya narkoba dari luar, anggotanya juga mencegah reaksi asing atas eksekusi tersebut.
Ia juga berbicara dengan panglima militer Diraja Malaysia terkait masalah narkoba. Menurutnya, hubungan baik militer antarnegara dapat mencegah perkembangan narkoba.

Post a Comment