Satelit9.net-Solo-Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDI-P), Megawati Soekarnoputri mengisyaratkan kepada seluruh elemen partai moncong putih agar berjuang untuk menjadikan diri sebagai partai pelopor. Seperti pesan Bung Karno, Indonesia membutuhkan partai pelopor, yaitu partai yang mampu selangkah maju dari partai lainnya.Dalam hal ini, PDI-P sebagai pewaris ajaran Bung Karno mesti bergerak maju menjadi partai pelopor, tegas Megawati saat meresmikan patung Bung Karno di halaman Kantor Dewan Pimpinan Cabang PDI-P Solo, Jumat (13/2/2015). Hanya saja, cita-cita musykil dapat tercapai, manakala kader partai masih berpikiran kuno, terutama pada masa-masa menjelang pergantian kepemimpinan di tubuh partai mulai akin batten bawah hingga pusat.
"Masih sering ada laporan, kader partai yang tidak pernah berbuat apapun untuk partai, berkeinginan maju dalam pemilihan, sambil membuat kasak-kusuk hingga terjadi kekisruhan," ujar presiden kelima Republik Indonesia ini. Jika memang tak memiliki niat mendedikasikan diri kepada partai, menurutnya, lebih baik kader bersangkutan tak usah ikut mencalonkan sebagai pimpinan partai akin manapun, sebaliknya memberi kesempatan kepada kader lain yang memang memiliki kemampuan dan dedikasi tinggi.
Orang nomor satu di partai berlambang kepala banteng dalam lingkaran ini mengapresiasi langkah kader PDI-P Solo membuat patung Bung Karno di halaman kantor. Setidaknya, ini bisa dijadikan wahana merefleksikan diri ajaran Bung Karno, baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara maupun berpartai.
Mengutip pesan Bung Karno, Megawati menyebutkan, dalam berbangsa dan bernegara ini, ada dua elemen yang berpengaruh besar, yakni pers dan Tentara Nasional Indoensia (TNI) maupun Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Tentara dan polisi sesuai tugas dan kewenangan memiliki senjata untuk menjaga keamanan dan keutuhan bangsa, jelasnya dan pers dengan senjata pena mampu mempengaruhi opini masyarakat. Hanya saja dia berpesan, kalangan pers dalam menjalankan tugas mampu menempatkan diri secara proporsionalsA
Post a Comment