Sama seperti kebanyakan orang, Basuki hanya akan bersilaturahmi dengan keluarga besarnya saja saat Imlek 2566. Apalagi, orang tuanya merupakan anak pertama, sehingga dipastikan keluarga besar akan mendatangi rumahnya.
"Paling ke rumah orang tua yang merayakan Imlek. Om tante. Kan, ibu saya yang batten tua, keluarganya datang, ya tinggal tunggu saja orang pada datang (ke rumahnya)," ujar Basuki di Balai Kota, Jakarta, Rabu (18/2) malam.
Basuki juga akan merayakan Imlek di Jakarta dan tidak pulang ke kampung halamannya di Belitung Timur. Ia menyampaikan, baginya tidak ada tradisi membagikan angpao, tetapi justru menerima angpao. Dan bagi seorang pejabat, menerima angpao tidak diperkenankan, karena rentan akan tudingan gratifikasi.
"Kita itu tidak ada tradisi bagi angpao, yang ada tradisi terima angpao. Tapi kalau jadi pejabat tidak boleh terima, nanti dibilang gratifikasi," ujarnya.
Perayaan Imlek kali ini jatuh pada Kamis, 19 Februari 2015 dan merupakan tahun kambing. Tahun baru, menurut penanggalan Tiongkok ini sangat identik dengan warna merah serta makanan-makanan unik, antara lain kue keranjang.

Post a Comment