Artikel Pilihan

HEADLINE

Artikel Pilihan

Search This Blog

Culture

+

Nasional

+

Iklan

Terkini

Iklan

Bisnis

+

Iklan

INFORMASI TANPA BATAS
WWW.SATELIT9.INFO

Hapus Gambar Wartawan Saat Liput Imlek , Trans Studio Dikecam

Satelit9.net Makassar-Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar mengecam tindakan aparat keamanan Trans Studio
Makassar yang melakukan penghapusan karya jurnalistik kru dan kameramen Ve Channel, Kamis sore, 19 Februari. ‎Kronologis bermula saat ada undangan peliputan pertunjukan barongsai menyambut tahun baru imlek di Trans Studio Makassar, Kamis abscessed tadi. Saat pertunjukan barongsai berlangsung, dua peserta dalam satu tim terjatuh hingga pingsan. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit.
Crew Ve Channel yang berada di lokasi kejadian sedang liputan, kemudian mengabadikan peristiwa tersebut. Saddam, kameramen Ve Channel mengaku saat hendak pulang, manajemen dan pengamanan Trans Studio Makassar kemudian mencegat, mengintimidasi dan memaksa menghapus gambar kejadian tersebut.
Bahkan yang batten menyudutkan tim managemen Trans Studio memaksa Saddam menandatangani perjanjian untuk tidak menayangkan berita tersebut. “Hapus hapus gambarnya, gambar seperti itu tidak bisa ditayangkan,” seperti yang dituturkan Saddam pernyataan pihak pengamanan Trans Studio.
Selama 10 menit, Saddam diintimidasi pengamanan dan manajemen Trans Studio dan memaksa menghapus gambar hasil liputan. ‎Awalnya Saddam kukuh tak ingin menghapus karya jurnalistiknya. Hanya saja, dia tak berdaya. “Saya ke sana sudah meminta izin ke manajemen Trans Studio Makassar untuk liputan pertunjukan barongsai. Ini tugas jurnalistik, ini tindakan yang melanggar kebebasan memperoleh informasi sebagai Jurnalis,” sesal Sadam.
AJI menilai, pengamanan dan manajemen Trans Studio Makassar melanggar UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Ini pelanggaran pasal 18 undang-undang pers. Trans Studio bisa dilaporkan ke kepolisian apalagi sudah memaksa melakukan pemberangusan karya jurnalistik yang dilindungi undang-undang. “Kami mendorong perusahaan pers tempat Saddam bekerja segera melaporkan kasus ini kepada kepolisian. Ini harus diproses agar Trans Studio tidak seenaknya melanggar kebebasan pers,” sesal Sekretaris AJI Makassar, Ridwan Marzuki.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan dari manajemen dan keamanan Trans Studio Makassar.

Post a Comment