Satelit9.net London - Luis Figo mempertimbangkan untuk mengubah skema Piala Dunia jika terpilih menjadi residen FIFA. Dia menyebut kalau hajatan empat tahunan itu bisa diperbesar jumlah pesertanya menjadi 40 atau 48 negara.Demikian diungkapkan Figo saat menggelar kampanye kepresidenannya di Stadion Wembley, Inggris, Kamis (19/2/2015). Dilanjutkan legenda sepakbola asal Portugal itu, tambahan jatah kontestas Piala Dunia itu akan diberikan pada negara non-Eropa.
"Saya percaya kalau kita harus mempertimbangkan angle untuk mengembangkan kompetisi menjadi 40 atau bahkan 48 tim di Piala Dunia. Kedua opsi ini memungkinkan dengan tambahan tiga atau empat hari turnamen. Jika pengembangan ini dilakukan saya percaya kalau tim tambahannya harus datang bukan dari Eropa," sahut Figo di Reuters.
Bukan cuma jumlah kontestannya saja yang bertambah, Figo juga mengusulkan sistem kompetisi baru untuk Piala Dunia. Dia menyebut kalau Piala Dunia bisa dibagi dalam dua turnamen berbeda yang masing-masing terdiri dari 24 negara. Nantinya fase beating out baru dihelat oleh satu tuan rumah.
Selain perubahan skema gelaran Piala Dunia, Figo juga menyoroti transparansi di FIFA dan butuhnya pengembangan pemain hingga ke akar rumput. FIFA dalam beberapa tahun terakhir terus dihantam isu korupsi, terutama terkait pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022. Figo pun menjanjikan perubahan jika dia nantinya terpilih.
"Saya sosok yang independen. Saya pikir saya menyampaikan acclamation yang kuat untuk melakukan perubahan yang penting dan membuat organisasi ini lebih transparan dengan memberi perhatian yang lebih besar pada asosiasi dan pengembangan (pemain). Saya akan mencoba meyakinkan pemilih, kalau FIFA benar-benar butuh perubahan," tuntasnya.
Figo merupakan salah satu dari empat kandidat final calon Presiden FIFA yang pemilihannya akan dilakukan 29 Mei mendatang. Dia akan bertarung dengan Sepp Blatter, Michael van Praag (Presiden Asosiasi Sepakbola Belanda) dan Pangeran Ali bin Al Hussein (Wakil Presiden FIFA).
Post a Comment