"Fresh from the oven", Serabi Notosuman ini selalu dihadirkan baru. Panggangan serabi berbahan bakar arang selalu mengeluarkan asap tanda proses memasak yang tak kunjung henti untuk melayani pesanan dari pengunjung yang terus berdatangan. Tampaknya proses memasak memakai arang inilah yang membuat rasa gurih kelapa dari Serabi Notosuman ini benar-benar nonjok. Sayangnya memang, karena berbahan dasar kelapa dan tanpa bahan pengawet, maka daya tahan serabi ini tidak lama. Sang penjaga menyatakan kalo beli siang ya malemnya udah harus abis, gak bisa dibesokin. Tapi saya coba begitu sampai rumah masuk kulkas, ternyata serabi ini bisa juga bertahan barang dua hari. Selain di Solo, ternyata saat ini Srabi Notosiman telah membuka cabang di beberapa kota lainnya seperti Kediri, Magelang, Bandung, Klate, Salatiga dan Surabaya. Ke Solo? Jangan lupa bawa oleh-oleh Srabi Notosuman ini untuk keluarga di rumah.
Enaknya Srabi Notosuman
"Fresh from the oven", Serabi Notosuman ini selalu dihadirkan baru. Panggangan serabi berbahan bakar arang selalu mengeluarkan asap tanda proses memasak yang tak kunjung henti untuk melayani pesanan dari pengunjung yang terus berdatangan. Tampaknya proses memasak memakai arang inilah yang membuat rasa gurih kelapa dari Serabi Notosuman ini benar-benar nonjok. Sayangnya memang, karena berbahan dasar kelapa dan tanpa bahan pengawet, maka daya tahan serabi ini tidak lama. Sang penjaga menyatakan kalo beli siang ya malemnya udah harus abis, gak bisa dibesokin. Tapi saya coba begitu sampai rumah masuk kulkas, ternyata serabi ini bisa juga bertahan barang dua hari. Selain di Solo, ternyata saat ini Srabi Notosiman telah membuka cabang di beberapa kota lainnya seperti Kediri, Magelang, Bandung, Klate, Salatiga dan Surabaya. Ke Solo? Jangan lupa bawa oleh-oleh Srabi Notosuman ini untuk keluarga di rumah.
.jpg)
Post a Comment