Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali begitu mendengar musibah kecelakaan maut yang merenggut banyak korban tewas terus mendatangi ke lokasi kejadian. Pucuk pimpinan jajaran Polda Jateng didampingi Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono melihat banyaknya korban luka maupun tewas yang terjepit di dalam bus. Kapolda tidak hentinya memberikan petunjuk kepada anggota maupun petugas SAR agar dapat segera melakukan evakuasi.
Memang, tim evakuasi dengan mengunakan peralatan khusus seperti bor dan sejenis kampak sempat mengalami kendala mengevakuasi baik korban yang masih hidup maupun tewas. Saat itu upaya pertolongan lebih diutamakan bagi penumpang yang masih hidup dan tidak hentinya mengerang kesakitan. "Kita lebih mengutamakan kemanusiaan", ucap Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali.
Satu persatu penumpang yang masih hidup berhasil dievakuasi. Sebagian besar di antara mereka mengalami patah tulang. Ini seperti terlihat korban terakhir yang dievakuasi masih hidup seorang ibu setengah baya. Korban mengalami luka cukup parah pada bagian kaki hingga pinggul. Ia tidak hentinya mengerang kesakitan dan seperti kepanasan minta minum. Tetapi tidak ada yang memberi air minum karena khawatir bila diberi minum justru akan membahayakan dirinya sendiri

Post a Comment